Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 28, 2012

Ice Breaking Sederhana

  Ice Breaking Sederhana Salah satu teknik untuk membuat kajian, tarbiyyah, pelatihan, dsb. menjadi hidup dan efektif adalah mentor atau murabbi menggunakan game atau ice breaking dalam proses penyampaian ide, gagasan dan ilmu. Selain menyenangkan mentee, game atau ice breaking yang digunakan akan membantu mentee lebih intensif memahami sehingga ada atsar atau bekas yang kuat di memori para mentee.  Berikut ini saya berikan game – ice breaking sedehana yang bisa anda jadikan alat proses pembelajaran, tarbiyah, ta’lim, atau pelatihan. 003-TAKBIR Mentee dikondisikan membuat lingkaran besar. Game-nya adalah mentee berhitung dari bilangan 1 sampai tidak terbatas Setiap kelipatan bilangan 3 diganti dengan kalimat takbir (Allahu Akbar) Orang pertama yang memulai hitungan ditunjuk oleh mentor Mentee tidak menyebutkan takbir pada kelipatan 3 gugur. Sisanya mulai berhitung lagi dari awal HARIMAU V.S. HARIMAN Mentee dikondisikan me

Jika kamu nggsa pinter-pinter amat

If You Are Not Smart-Smart Amat Sobat, di sela-sela ngobrol at Penulis Antologi - Griya Kinoysan, kudapati sebuah makalah yang ditulis oleh Aveus Har. Makalah ini memotivasi kita agar menjadi penulis yang huebat pokoke.  Nulis itu susah-susah gampang loh. Susah bagi yang tidak memulai dan gampang bagi kamu yang benar-benar berani meluncur deras. Rumusannya adalah BISA karena TERBIASA. TERBIASA karena DIBIASAKAN. DIBIASAKAN awalnya adalah PAKSAAN DIRI. Lebih tepatnya sih PANGGILAN DIRI. Langsung saja kita susuri, yuk...!!! Sebagian penulis tampaknya begitu mudah menghasilkan karya dan dimuat/diterbitkan hanya sekali (atau beberapa kali) menulis. Sebagian mencoba dengan semangat empat lima—menulis sekali atau beberapa kali—dan ditolak, lalu menyerah—dengan berbagai dalih. Sebagian tahu dia tidak sehebat penulis smart-smart itu, namun teguh meniti jalannya: jalan seorang penulis yang tidak smart-smart amat. Sebagian (semoga semua) dari peserta pelat p

Pendahuluan

I. PENDAHULUAN 1.1.      Pengertian Manajemen             Banyak cara mendefinisikan manajemen, dan karenanya banyak pula definisi manajemen yang dikemukakan para ahli. Meskipun berbeda-beda dalam mendefinisikan pengertian manajemen pada umumnya mereka menyetujui unsur dasar dan tujuan yang sama. Salah satu definisi yang lengkap diungkapkan oleh Griffin dalam bukunya Management (Ensiklopedi Ekonomi, Bisnis & Manajemen, 1992), sebagai berikut: “Manajemen adalah proses merencanakan dan mengambil keputusan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya manusia, keuangan, fisik, dan informasi guna mencapai sasaran organisasi dengan cara yang efisien dan efektif”. Istilah manajemen, juga mengacu pada dua hal, yaitu sebagai fungsi dan sebagai institusi (Helmut Wagner,1986). Manajemen sebagai fungsi berarti sejumlah tugas yang harus dilaksanakan untuk menjamin keandalan organisasi serta pencapaian tujuan jangka panjangnya.   Tugas-Tugas itu adalah: